Muaro Jambi, 9 Oktober 2025 – Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kabupaten Muaro Jambi kembali menyelenggarakan pertemuan rutin yang kali ini terasa sangat futuristik. Bertempat di SMP Negeri 17 Muaro Jambi, para Guru BK se-Kabupaten Muaro Jambi berkumpul untuk mendalami materi yang relevan dengan perkembangan zaman: Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Kegiatan ini menunjukkan komitmen MGBK Muaro Jambi dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling yang adaptif di era digital.
Pembukaan Penuh Semangat dan Doa
Acara diawali dengan penuh semangat oleh pembawa acara, Ibu Devita Andriyani guru BK SMPN 6 Muaro Jambi, yang memimpin jalannya sesi. Suasana keakraban terasa kuat sebelum dimulainya sesi inti.
Selanjutnya, sambutan hangat disampaikan oleh Ketua MGBK Kabupaten Muaro Jambi, Bapak Turyono, S.Pd Dalam sambutannya, Ketua MGBK menekankan pentingnya guru BK untuk tidak gagap teknologi. Beliau menyampaikan bahwa penguasaan konsep dasar Koding dan AI sangat krusial, bukan hanya sebagai pengetahuan umum, tetapi juga sebagai bekal untuk:
Memahami minat dan bakat siswa di bidang teknologi yang sedang booming.
Mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan karir masa depan yang semakin didominasi teknologi.
Memanfaatkan AI untuk efektivitas layanan konseling (misalnya, dalam pengolahan data atau penyusunan program).
Acara pembukaan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak A.Rauf, memohon kelancaran dan keberkahan agar ilmu yang didapatkan bermanfaat bagi para peserta dan, yang paling penting, bagi Murid.
Mengupas Tuntas AI dan Koding untuk Konseling
Sesi inti yang paling ditunggu-tunggu dibawakan oleh narasumber utama, Bapak Hery Purwanto, S.Pd. Beliau membawakan materi yang sangat up-to-date mengenai Koding dan Kecerdasan Artifisial.
Bapak Hery Purwanto, S.Pd. memaparkan bahwa Koding dan AI bukanlah sesuatu yang menakutkan, melainkan alat bantu yang sangat potensial. Beberapa poin penting yang beliau sampaikan antara lain:
Literasi Digital Wajib Guru BK: Guru BK harus memahami dasar-dasar berpikir Computational Thinking (CT) yang menjadi pondasi koding.
AI dalam Karir Siswa: Memberikan panduan karir tentang bidang-bidang pekerjaan baru yang diciptakan oleh AI dan bagaimana siswa bisa mempersiapkan diri sejak dini.
Pemanfaatan Tools AI: Pengenalan beberapa tools AI sederhana yang bisa digunakan guru BK untuk menyederhanakan tugas administrasi, seperti membuat ringkasan materi layanan atau menganalisis data kebutuhan siswa (need assessment).
Para peserta MGBK terlihat antusias, aktif mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi mengenai bagaimana mengintegrasikan konsep-konsep teknologi ini ke dalam program Bimbingan dan Konseling mereka di sekolah masing-masing.
MGBK Muaro Jambi: Wadah Guru BK yang Transformatif
Kegiatan MGBK kali ini menjadi bukti nyata bahwa Guru BK di Kabupaten Muaro Jambi terus berupaya menjadi guru yang transformatif. Mereka menyadari bahwa Bimbingan dan Konseling harus bergerak seiring perkembangan zaman.
Semoga semangat belajar dan inovasi yang tergambar dari kegiatan MGBK ini dapat terus berlanjut, mencetak generasi Guru BK yang siap membimbing siswa menuju masa depan yang melek teknologi.
Bagaimana pendapat Anda? Sudahkah Anda mulai mengintegrasikan Koding atau AI dalam layanan BK di sekolah Anda?


.jpeg)
Komentar
Posting Komentar