MUARO JAMBI — Dalam upaya masif untuk meningkatkan kualitas layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Jambi sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Daerah (Fasda) bertema "7 Jurus BK Hebat".
Acara strategis ini diadakan selama empat hari penuh, mulai tanggal 15 hingga 18 September 2025, dan bertempat di Ratu Dua Hotel. Narasumber untuk kelas Kabupaten Muaro Jambi adalah Fasilitator Nasional yaitu Dr. Raisul Islami, M.Pd dan Turyono, S.Pd. Bimtek ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan membekali para guru BK, serta guru mata pelajaran dan guru kelas yang terlibat dalam layanan bimbingan, dengan kompetensi esensial untuk mendukung perkembangan holistik peserta didik.
Program Prioritas: "7 Jurus BK Hebat"
Program "7 Jurus BK Hebat" adalah inisiatif utama dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dirancang untuk memperkuat peran guru sebagai pendamping, motivator, dan fasilitator bagi siswa. Pelatihan ini mempromosikan pendekatan BK yang modern, praktis, dan adaptif terhadap tantangan psikososial siswa di era Kurikulum Merdeka.
Sebagai penyelenggara, BGTK Jambi memastikan Bimtek ini berjalan interaktif dan aplikatif. Para peserta Fasda Muaro Jambi dibekali secara mendalam mengenai tujuh jurus utama yang dikemas dalam modul yang menarik dan bernuansa gamifikasi, meliputi:
Kenali Potensi: Membantu siswa menemukan dan mengembangkan bakat serta minatnya.
Kelola Emosi: Mengajarkan teknik-teknik praktis untuk mengelola stres dan emosi negatif.
Tumbuhkan Resiliensi: Membangun ketahanan mental dan kemampuan siswa bangkit dari kesulitan.
Jaga Konsistensi (Kesejahteraan): Fokus pada keberlanjutan layanan dan peningkatan well-being siswa.
Jalin Koneksi: Mempererat hubungan yang positif dan suportif antara guru dan siswa.
Bangun Kolaborasi: Mendorong sinergi antara guru BK, guru mata pelajaran, dan orang tua.
Menata Situasi (Alokasikan Solusi): Menyediakan kerangka kerja yang sistematis untuk penanganan masalah siswa.
Materi disampaikan menggunakan metode ARKA (Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, dan Aplikasi), memastikan bahwa peserta tidak hanya menerima teori, tetapi langsung mampu mempraktikkan simulasi dan teknik bimbingan yang efektif.
Peran Fasda Muaro Jambi sebagai Agen Perubahan
Kepala BGTK Jambi menekankan bahwa para Fasilitator Daerah yang telah dilatih ini memiliki peran krusial sebagai agen diseminasi di tingkat kabupaten. "Mereka adalah ujung tombak yang akan memastikan '7 Jurus BK Hebat' tidak hanya berhenti di Bimtek ini, tetapi menyebar dan diimplementasikan oleh seluruh guru di sekolah-sekolah Muaro Jambi," jelasnya.
Dengan bekal ini, para Fasda diharapkan dapat:
Mengimplementasikan model layanan BK yang holistik dan berfokus pada perkembangan siswa.
Melakukan pengimbasan dan pelatihan internal (In-House Training) kepada guru-guru lainnya di wilayah Muaro Jambi.
Menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan suportif, di mana layanan bimbingan menjadi bagian integral dari proses pendidikan.
Bimtek yang sukses diselenggarakan oleh BGTK Jambi ini menunjukkan komitmen serius Muaro Jambi dalam memprioritaskan kesejahteraan mental dan karakter siswa. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kematangan emosional dan sosial yang kuat untuk masa depan.

.jpeg)

Komentar
Posting Komentar