Langsung ke konten utama

Contoh RPL Layanan Bimbingan Klasikal Terdiferrensiasi

 RPL Layanan Bimbingan Klasikal Terdiferrensiasi




RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN

BIMBINGAN DAN KONSELING

(Berdiferensiasi, KSE, dan Budaya Positif)

Oleh: Turyono, S.Pd.

(NIP : 199107252019031015 )



Satuan Pendidikan Kelas/Fase/Semester Komponen Layanan

Bidang Layanan

Topik Layanan

Dimensi P5

Jenis Layanan

Aspek Perkembangan

Alokasi Waktu

: SMPN Satu Atap Maro Sebo

: IX/ D/ Ganjil

: Layanan Dasar

: Belajar

: Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik

: Mandiri

: Layanan Klasikal

: Pengembangan Diri

: 2 x 40 Menit


  1. Pemetaan Kebutuhan Belajar Murid :

  1. Profil Belajar

Profil Gaya Belajar

Kinestetik Visual

Visual Auditori

Auditori Visual Kinestetik


Nama Murid

1. Bima Pratama

2.

3.

1. Moren S

2.

3. dst

1. Namira Anjani

Produk

Murid diberi keleluasaan memilih cara mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang Topik Layanan yang diberikan berdasarkan minat yang mereka milki

Konten 

Guru memberikan kesempatan kepada Murid untuk menganalisis Topik Layanan dengan menggunakan perangkat chroombook, baik itu dalam bentuk gambar, video maupun kegiatan secara langsung

Guru memberikan kesempatan kepada Murid untuk menganalisis Topik Layanan dengan menggunakan perangkat chroombook, baik itu dalam bentuk gambar, audio ataupun video

Guru memberikan kesempatan kepada Murid untuk menganalisis Topik Layanan dengan menggunakan perangkat chroombook, baik itu dalam bentuk gambar, audio, video maupun kegiatan secara langsung


  1. Kesiapan Belajar

Kesiapan Belajar

Murid yang mampu bekerja mandiri (Lisan)

Murid yang perlu bimbingan teman (Tulisan)

Murid yang perlu bimbingan teman dan guru (Lisan atau Tulisan)

Nama Murid

1. Namira Anjani

1. Moren S

1. Bima Pratama


Produk

Mempersentasikan hasil analisisnya secara langsung (lisan) didepan kelas


Melaporkan hasil analisisnya secara tertulis di buku tulis atau pada google dokument


Bisa memilih Mempersentasikan hasil analisisnya secara lisan didepan kelas atau tertulis dibuku tulis atau pada google dokument

Proses (tingkat bantuan yang dibutuhkan PD)

Dalam menganalisis topik layanan Murid mengikuti intruksi yang diberikan.

Guru memberi stimulus Murid dengan membimbing murid dalam menganalisis topik layan

yang diberikan. 


Murid akan mendapat pembelajaran terbimbing dari guru baik secara individu maupun kelompok dan didukung dengan penjelasan dari sumber belajar. Guru akan

memberikan pembimbingan lebih dalam proses pembelajaran ini.



  1.  Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk Murid.


Ide Implementasi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk Murid Pada Rencana Pelaksanaan Layanan Klasikal yaitu Kesadaran Diri, Managemen Diri, Keterampilan Relasi dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab.




  1.  Capaian Layanan


Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis  yang  terjadi  pada  diri  sendiri  untuk kehidupan yang sehat


D.   Tujuan Umum


Tujuan Umum yang ingin dicapat dalam pelaksanaan layanan ini yaitu Murid mampu menganalisis bentuk-bentuk perilaku jujur dan nantinya dapat membiasakan diri untuk berperilaku jujur pada lingkup akademik


E.  Tujuan Khusus


  1. Murid mampu menyimpulkan pengertian kejujuran akademik (C5) (KSE : Managemen Diri).

  2. Murid mampu mengklasifikasikan bentuk-bentuk perilaku jujur dan tidak jujur pada lingkup akademik (A4) (KSE : Kesadaran Diri)

  3. Murid mampu menentukan cara agar terhindar dari perilaku tidak jujur pada lingkup akademik (P5) (KSE : Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)


F.  Metode dan Tehnik


Metode Pembelajaran yang digunakan yaitu Problem Based Learning (PBL) dengan Alur Merdeka 


G. Media Pembelajaran, Alat, dan Sumber Belajar

 Media dan Bahan : Gambar, Lembar Uraian Materi, LKPD, Video “Era Ujian  dengan Jujur”, Kertas A4, Alat Tulis dan Chroomebook

Sumber

  1. Djamaluddin, Ahdar dan Wardana. 2019 Belajar dan Pembelajaran : 4 Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagogik. CV Kaafah Learning Center. Sulawesi Selatan

  2. Alkhoiroti, Fajrin Nisa.2013.Kejujuran Akademik dan Non Akademik Siswa SMP Bukit Indah Lawu. Fakultas Psikologi dan Agama Islam : Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  3. Astrini, Tyas Ayu.2015. Kejujuran Akademik Pada Siswa Laki-Laki dan Perempuan. Fakultas Psikologi : Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  4. Ungusari, Erlisia.2015.Kejujuran dan Ketidakjujuran Akademik P

  5. ada Siswa SMA yang Berbasis Agama. Fakultas Psikologi : Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  6. Baswedan, Anies. Ini Era Baru, Era Ujian dengan Jujur. Youtube, Anies Baswedan. 10 April 2015. https://www.youtube.com/watch?v=SkWlm0kF

*******

H. Langkah-langkah Pelaksanaan Layanan


Kegiatan Pendahuluan (10 s.d 15 menit) *Silakan pilih kegiatan berikut;

  1. Guru dan Murid saling memberi salam sebagai kegiatan awal rutin; (Budaya Positif) (Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan Murid dalam kegiatan awal rutin ini diantaranya adalah berdoa, menanyakan perasaan, bercerita, menyanyi bersama-sama dsb,)

  2. Pelaksanaan Layanan diawali dengan permainan ringan dan kuis singkat atau ice breaking.

  3. Guru  dan Murid membuat kesepakatan kelas; (Seiring waktu berubah menjadi keyakinan kelas)

  4. Mengecek kehadiran Murid dan mulai mengondisikan suasana belajar serta memberi motivasi;

  5. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat materi pembelajaran untuk kehidupan sehari-hari.

  6. Guru mengajak Murid meakukan refleksi singkat; memberikan kesempatan pada Murid untuk memberikan pendapat dan saran, Guru dapat membangun koneksi dan rasa percaya)

*Alternatif kegiatan Awal/pembuka lainnya dapat dibaca pada bagian bawah lembaran ini.

Kegiatan Inti ( 65 s.d. 70 memit)

Mulai dari diri


  1. Guru memberikan pertanyaan pemantik sebelum memulai kegiatan untuk mengetahui sejauh mana Murid mampu memahami topik layanan “Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik;”. : 1. Pengertian kejujuran akademik, 2. Bentuk-bentuk perilaku jujur dan tidak jujur pada lingkup akademik, 3. Cara agar terhindar dari perilaku tidak jujur pada lingkup akademik 

  2. Guru mengelompokkan murid berdasarkan profil belajar dan kesiapan belajar murid; karakter;kesukaan; cara/metode belajar; warna, dsb…(Berdiferensiasi)

  3. Menyepakati dan memberi nama/ melabeli Kelompok masing-masing berdasarkan kesepakatan kelompok.

(Sintak 1 PBL : Orientasi pada Masalah)


Eksplorasi Konsep


  1. Murid diminta mengikuti kegiatan layanan seusai dengan kelompok yang telah ditentukan berdasarkan profil belajar ataupun kesiapan belajar yang sudah dipetakan sebelumnya dan mengikuti intruksi yang diberikan oleh guru.

  2. Murid menganalisis topik layanan yang telah diberikan guru dan melakukan proses sesuai dengan intruksi yang diberikan. 

  3. Murid mengekplorasi materi layanan “Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik”

(Sintak 2 PBL : Mengorganisasi Murid untuk Belajar)


Ruang Kolaborasi


  1. Murid dapat berdiskusi dengan teman yang laian atau dengan guru berdasarkan kesiapan belajarnya masing-masing. 

  2. Guru memberi arahan dan bimbingan tentang pembagian peran dalam berdiskusi; Refleksi Terbimbing

  3. Guru menyiapkan dan membagikan LKPD sesuai dengan profil belajar dan kesiapan belajar murid.

  4. Murid mengerjakan LKPD dengan cara yang berbeda-beda sesuai kesiapan belajar Murid

  5. Guru memantau, membimbing, mengarahkan, memantik proses belajar dan diskusi  setiap Murid.

  6. Murid menuangkan hasil analasisnya sesuai dengan profil belajar dan kesiapan belajar murid. Bisa secara lisan ataupun tertulis dalam buku atau menulis di Google Document pada perangkat Chroomebook.

(Sintak 3 PBL : Membimbing Penyelidikan Individu atau Kelompok)


Demonstrasi Kontekstual


  1. Murid diberi kesempatan yang sama secara bergilir untuk tampil menyajikan hasil analisisnya di kelas. Sementara murid lain mendengarkan untuk dapat memberikan kritikan, saran, serta tanggapan.

  2. Murid yang tampil diberi apresiasi oleh murid lain.

  3. Murid dibimbing untuk mencatat hal-hal penting dari topik layanan yang sedang dibahas.

(Sintak 4 PBL : Mengembangkan dan Menyajikan Hasil)


Elaborasi Pemahaman


  1. Guru menguatkan Topik Layanan melalui tayangan PPt dan menjelaskan topik layanan “Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik”

  2. Murid diajak memberi ulasan, penegasan, pendapat, serta diberi kesempatan untuk bertanya-jawab.

(Sintak 5 PBL : Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah)


Koneksi Antarmateri


  1. Guru  memberikan informasi rujukan referensi lain yang dapat dibaca dan ditonton murid tentang topik layanan “ Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik”;

  2. Murid diberi kesempatan mencari, membaca, menemukan sumber lain secara mandiri dari website, dokumen lain tentang  tentang topik layanan “ Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik dengan menggunkan Chroomebook.


Aksi Nyata

  1. Murid melaporkan hasil analisis berupa bentuk-bentuk perilaku jujur dalam ruang lingkup akademik sebagai tagihan.

  2. Guru memberikan penilaian terhadap produk atau karya nyata murid berdasarkan instrumen penilaian yang sudah ditetapkan.


Kegiatan Penutup (5 s.d 7 menit)

  1. Guru memberikan umpan balik kepada Murid.

  2. Murid menyimpulkan atau membuat rangkuman/ simpulan kegiatan dalam satu kalimat atau lebih.

  3. Murid memberikan testimoni terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

  4. Murid diberi informasi tentang topik layanan pada pertemuan berikutnya.

  5. Menutup pembelajaran dengan salam.



  1. Penilaian Hasil Pelaksanaan Layanan

  1. Penilaian Sikap (observasi sikap selama mengikuti kegiatan dan ketepatan pengumpulan tugas)

  2. Penilaian Pengetahuan (menunjukkan kemampuan dan pengetahuan dalam menganalisis topik layanan yang diberikan)


J.   Lampiran :

  1. Materi Layanan

  2. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  3. Instrumen Penilainan

  4. Media yang Di Gunakan



Mengetahui Muaro Jambi,          Juli 2024

Kepala Sekolah Guru BK




Moch. Saiful Arif, S.Pd Turyono, S.Pd

NIP. 196408281997021001 NIP. 199107252019031015

Lampiran 1. Materi Layanan

Materi

Bimbingan Konseling Kelas IX Semester Gasal






Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik

“Layanan klasikal”






Turyono, S.Pd




Tujuan Layanan

Tujuan Umum :

Murid mampu menganalisis bentuk-bentuk perilaku jujur dan nantinya dapat membiasakan diri untuk berperilaku jujur pada lingkup akademik.


Tujuan Khusus :

  1. Murid mampu menyimpulkan pengertian kejujuran akademik (C5)

  2. Murid mampu mengklasifikasikan bentuk-bentuk perilaku jujur dan tidak jujur pada lingkup akademik (A4)

  3. Murid mampu menentukan cara agar terhindar dari perilaku tidak jujur pada lingkup akademik (P5)



Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik

  1. Pengertian Kejujuran Akademik

Ananda sekalian sudah tau belum apa itu kejujuran akademik ? atau Ananda pernah melakukan perilakutidak jujur atau tidak ? Nah sebelum kita membahas kejujuran lebih lanjut yok kita bahas sedikit mengenai belajar. Apa sih yang dimaksud dengan belajar?

  1. Belajar

Belajar adalah salah satu proses yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan pemahaman baru atau keterampilan dan pengalaman baru. Nah kalau menurut ahli (Djamaluddin dan Wardana,2019) mengartikan belajar yaitu sebagai segala aktivitas psikis yang dilakukan oleh setiap individu sehingga tingkah lakunya berbeda antara sebelum dan sesudah belajar. Perubahan tingkah laku atau tanggapan, karena adanya pengalaman baru, memiliki kepandaian/ ilmu setelah belajar, dan aktivitas berlatih.

Menurut Menurut Thursan Hakim (Djamaluddin dan Wardana,2019), definisi belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia yang ditunjukkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, ketrampilan, daya fikir, dan kemampuan lainnya.

Nah dari pembahasan diatas ananda sudah bisa menyimpulkan kan apa itu belajar. Jika dihubungkan dengan kegiatan disekolah, dalam belajar kita harus memilki salah satu hal penting untuk mendapatkan sesuatu pemahaman, pengalaman dan keterampilan baru yaitu sikap jujur. Kenapa penting ? karena dalam nilai keberhasilan dalam belajar sampai sekarang masih banyak siswa disekolah melakukan tindakan tindak jujur dalam menjawab soal-soal ujian maupun ulangan. Masih banyak siswa yang melakukan perilaku tidak jujur (kecurangan) dalam menjawab soal-soal yang diberikan guru. Nah tapi semoga Ananda-ananda semua sudah tidak melakukan hal itu ya, terlebih kedepannya jika sudah memahami tentang kejujuran dalam ruang lilngkup akademik Ananda semua bisa belajar dengan asik tanpa melakukan kecurangan.



  1. Kejujuran Akademik

Berikut ini pada kegiatan layanan klasikal kita akan membahas topik mengenai mencontek yaitu “Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik”. Nah jujur atau kejujuran itu adalah perilaku yang diikuti dengan hati yang lurus (ikhlas), berbicara sesuai dengan kenyataan, berbuat sesuai bukti, kebenaran (tidak bohong), dapat dipercaya, bersikap adil, tidak mencuri serta sifat-sifat terpuji lainya. Orang yang memiliki sifat jujur perkataannya selalu dapat dibuktikan dengan perilakunya. Dengan demikian kejujuran merupakan salah satu unsur kekuatan spiritual, akhlak mulia, serta kepribadian (Alkhoiroti, 2013).

Dalam hal lingkup akademik, kejujuran adalah hal yang paling penting ditumbuhkan dalam diri peserta didik disekolah. Dalam konteks ujian, Ananda sebagai peserta didik disekolah diharuskan mematuhi aturan yang sudah ditentukan oleh sekolah. Ananda harus menjawab soal-soal ujian berdasarkan jawaban dari pemahaman diri sendiri bukan dari petunjuk teman atau melihat buku catatan. Kejujuran akademik ini menunjukkan integitras Ananda sebagai pelajar yang berkarakter baik dan akhlak mulia.



Kejujuran akademik adalah suatu perilaku dalam lingkup akademik yang dilakukan dengan mengedepankan kebenaran atau kenyataan yang ada, tidak berbuat curang atau berbohong, berkata yang sebenarnya, tidak menyembunyikan suatu informasi apapun, serta bertindak sesuai dengan peraturan yang ditetapkan di lingkungan sekolah (Ungusari, 2015). Kejujuran merupakan salah Kejujuran merupakan satu perilaku terpuji (Akhlaqul karimah). Karena itulah tujuan utama sebuah pendidikan sendiri adalah untuk membentuk karakter jujur, sebab kejujuran adalah modal dasar dalam kehidupan bersama dan kunci menuju keberhasilan. Melalui kejujuran peserta didik dapat mempelajari, memahami, dan mengerti tentang keseimbangan dan keharmonisan (Alkhoiroti, 2013).

Dari pengertian tersebut Ananda semua bisa menyimpulkan nggak apa itu kejujuran akademik ? Nah kejujuran akademik berarti perilaku dalam lingkup akademik yang dilakukan seseorang dengan kebenaran dan dapat dipercaya serta bertindak sesuai dengan peraturan yang ada tanpa melakukan tindakan yang curang dan berbohong dengan keadaan yang sebenarnya.

Mencontek adalah salah satu contoh perilaku yang tercela karena melakukan cara yang tidak jujur, curang dan tidak menunjukkan landasan perilaku etis dan tentunya melanggar aturan dan norma. Walaupun kadang saat kita mencontek tidak ketahuan oleh

guru atau pengawas, tetapi apa yang kita lakukan pasti dilihat oleh Tuhan YME. Nah kalau sudah menyangkut hal itu berarti kita tidak bisa mencerminkan perilaku yang baik.



  1. Bentuk-bentuk Perilaku Jujur Dan Tidak Jujur Dalam Lingkup Akademik

Baiklah Ananda-Ananda, setelah kita tadi sudah membahas mengenai kejujuran akademik, berikut ini akan dipaparkan bentuk bentuk perilaku jujur dalam lingkup akademik dan perilaku tidak jujur dalam lingkup akademik.


  1. Bentuk-bentuk perilaku jujur dalam lingkup akademik (Alkhoiroti.2013) yaitu

    1. Berkata benar,

    2. Bertindak benar,

    3. Mengakui kesalahan,

    4. Menuntut keadilan,

    5. Mempertahankan keadilan,

    6. Menolak berbuat curang,

    7. Berusaha atas upaya sendiri dan

    8. Berusaha mencari informasi yang benar


  1. Bentuk-bentuk perilaku jujur dalam lingkup akademik McCabe (dalam Astrini.2015) yaitu :

    1. Bekerja sama dengan orang lain tetapi mengaku mengerjakannya sendiri;

    2. Mengutip dari suatu sumber tertulis dan atau sumber online tetapi tidak mencantumkannya di daftar pustaka;

    3. Mendapatkan bocoran pertanyaan atau jawaban tes dari orang lain; (d) menerima bantuan saat mengerjakan tugas;

    4. Memalsukan data penelitian;

    5. Menggunakan alasan palsu agar dapat menunda mengumpulkan tugas;

    6. Memalsukan daftar pustaka;

    7. Menyontek;

    8. Membantu teman mengerjakan ujian atau tes;

    9. Menyalin makalah milik orang lain;

    10. Menyalin sebagian besar tulisan;

    11. Menyalin hasil tes milik orang lain dan diketahui oleh orang tersebut;

    12. Membawa contekan saat ujian;

    13. Hanya setor nama saat tugas kelompok; dan

    14. Menyalin sebagian besar tulisan di web




Davis, Drinan dan Gallant mendefinisikan perilaku curang merupakan “deceiving or depriving by trickery, defrauding misleading or fool another”. Kalimat tersebut jika dikaitkan pada istilah kecurangan akademik menjadi suatu perbuatan yang dilakukan oleh siswa untuk menipu, mengaburkan atau mengecoh pengajar hingga pengajar berpikir bahwa pekerjaan akademik yang dikumpulkan adalah hasil pekerjaan siswa tersebut. (Astrini.2015)



  1. Cara Agar Terhindar Dari Perilaku Tidak Jujur Dalam Lingkup Akademik


Nah Ananda semua, setelah tahu bentuk-bentuk perilaku tidak jujur dalam lingkup akademik apa yang sekarang akan Ananda lakukan ? Karena itu termasuk perbuatan yang tidak terpuji, ayok mulai dari sekarang berusaha untuk tidak melakukan perbuatan yang mengarah keperilaku tidak jujur tersebut ya. Dan berikut ini kita akan dibahas beberapa cara agar terhindar dari perilaku tidak jujujur dalam lingkup akademik, antara lain :

  1. Menjaga dan mempertahankan kejujuran baik pada situasi atau kondisi apapun.

  2. Saat ulangan harian ataupun ujian, sebaiknya dipersiapkan jauh sebelum saatnya tiba dan belajar lagi materi yang diberikan sehingga dapat tetap mengingat materi yang diajarkan.

  3. Tetap percaya pada kemampuan diri sendiri tanpa mengandalkan orang lain,

  4. Mengikuti perilaku yang baik dan mengabaikan perilaku yang buruk,

  5. Selalu ingat pada orang tua, dan berdoa kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dan kelancaran.



Daftar Pustaka



Djamaluddin, Ahdar dan Wardana. 2019 Belajar dan Pembelajaran : 4 Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagogik. CV Kaafah Learning Center. Sulawesi Selatan


Alkhoiroti, Fajrin Nisa.2013.Kejujuran Akademik dan Non Akademik Siswa SMP Bukit Indah Lawu. Fakultas Psikologi dan Agama Islam : Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Astrini, Tyas Ayu.2015. Kejujuran Akademik Pada Siswa Laki-Laki dan Perempuan. Fakultas Psikologi : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Ungusari, Erlisia.2015.Kejujuran dan Ketidakjujuran Akademik Pada Siswa SMA yang Berbasis Agama. Fakultas Psikologi : Universitas Muhammadiyah Surakarta.


Lampiran 2 : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)



LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

“Belajar Asik dengan Kejujuran Akademik”


Latihan 1. Identifikasi perilaku jujur dalam lingkup akademik

Lengkapilah pernyataan di bawah ini sesuai dengan kondisi Anda!

  1. Coba Ananda sebutkan contoh perilaku-perilaku jujur dalam bidang akademik?







  1. Coba Ananda sebutkan perilaku jujur apa saja yang pernah Ananda lakukan?








Latihan 2. Identifikasi perubahan perilaku dalam belajar dengan kejujuran akademik

Setelah mempelajari materi layanan, jawablah pertanyaan di bawah ini!

  1. Beberapa hal yang saya ketahui tentang perilaku tidak jujur dalam bidang akademik.







  1. Beberapa hal yang saya lakukan untuk menghilangkan perilaku tidak jujur dalam bidang akademik.








Latihan 3. Penyusunan rencana perbaikan sikap yang berorientasi pada kejujuran, kemandirian dan sportifitas.

Jawablah pertanyaan atau pernyataan di bawah ini !

  1. Coba Ananda tuliskan cara yang akan dilakukan untuk terhindar dari perilaku tidak jujur dalam lingkup akademik.







Lampiran 3 : Evaluasi Proses

PENILAIAN PROSES

PEDOMAN OBSERVASI LAYANAN klasikal


  1. Identitas

    1. Kelas : ……………………………………………………………………………………

    2. Topik Layanan : Belajar Asik Dengan Kejujuran Akademik

    3. Tanggal Pelaksanaan Layanan : ……………………………………………………………………………………


  1. Petunjuk Pengisian

    1. Berilah tanda centang (v) pada kolom pilihan di bawah ini sesuai dengan apa yang terjadi selama proses layanan bimbingan klasikal : Sangat Tidak Sesuai (STS); Tidak Sesuai (TS); Sesuai (S); Sangat Sesuai (SS).

    2. Pernyataan nomor 1-4 diisi sesuai dengan jumlah konseli yang aktif selama proses layanan.

STS : Siswa aktif 0-25%

TS : Siswa aktif 26-50%

S : Siswa aktif 51-75%

SS : Siswa aktif 76-10%

No


Pernyataan

Pilihan Jawaban

STS

TS

S

SS

1.

Murid menunjukkan kerjasama dalam pelaksanaan layanan klasikal





2.

Anggota Kempok menyampaikan gagasan (ide) terkait materi yang telah disampaikan





3.

Anggota Kempok aktif bertanya/ menjawab pertanyaan saat pelaksanaan layanan klasikal





4.

Anggota Kempok menunjukkan kerjasama selama proses layanan klasikal





5.

Kesesuaian pelaksanaan layanan klasikal dengan RPL





6.

Alokasi waktu layanan sesuai dengan rencana yang ditetapkan












Observer





…………………………,

Lampiran 3. Instrumen Penilaian : Penilaian hasil



PENILAIAN HASIL

ANGKET LAYANAN klasikal


  1. Identitas

    1. Nama Lengkap : ………………………………………………………………………………………………………………………………………………

    2. Kelas : ………………………………………………………………………………………………………………………………………………

    3. Topik Layanan : Belajar Asik Dengan Kejujuran Akademik

    4. Tanggal Layanan  : ………………………………………………………………………………………………………………………………………………



  1. Pertanyaan

    1. Pengenalan

      1. Tuliskan kesimpulan menurut anda sendiri mengenai kejujuran akademik!

      2. Tuliskan contoh jujur dalam lingkup akademik!


  1. Akomodasi

Berilah tanda centang (v) pada kolom dibawah ini : Sangat Tidak Sesuai (STS); Tidak Sesuai (TS); Sesuai (S); Sangat Sesuai (SS)



No


Pernyataan

Pilihan Jawaban

STS

TS

S

SS

1.

Saya mampu menyimpulkan pengertian kejujuran akademik





2.

Saya mampu mengklasifikasikan bentuk-bentuk perilaku jujur pada lingkup akademik





3.

Saya mampu mengklasifikasikan bentuk-bentuk perilaku tidak jujur pada lingkup akademik





4.

Saya merasa senang dengan materi layanan tentang Belajar Asik Dengan Kejujuran Akademik





5.

Saya dapat menentukan cara agar terhindar dari perilaku tidak jujur dalam lingkup akademik











  1. Tindakan

Ceritakan cara-cara yang akan anda lakukan untuk menghilangkan perilaku tidak jujur dalam lingkup akademik



Konseli





………………………………..

Lampiran 4 : Media Layanan



  1. Link Video “Ini Era Baru, Era Ujian Dengan Jujur” https://www.youtube.com/watch?v=SkWlm0kFD3Y Source Youtube : Anies Baswedan


  1. Rancangan media layanan yang digunakan pada layanan klasikal yaitu berupa gambar gambar yang berkaitan dengan perilaku kejujuran akademik. Berikut contoh media gambar yang akan digunakan pada saat layanan klasikal.


Gambar 1.




Gambar 2



Gambar 3



Gambar 4




Gambar 5




Gambar 6





Gambar 7






Gambar 8




Gambar 9






Gambar 10




Lampiran 4 : Media Layanan



  1. Link Video “Ini Era Baru, Era Ujian DenganJujur” https://www.youtube.com/watch?v=SkWlm0kFD3Y Source Youtube : Anies Baswedan


  1. Rancangan media layanan yang digunakan pada layanan klasikal yaitu berupa gambar gambar yang berkaitan dengan perilaku kejujuran akademik. Berikut contoh media gambar yang akan digunakan pada saat layanan klasikal.


Gambar 1.




Gambar 2



Gambar 3



Gambar 4




Gambar 5




Gambar 6





Gambar 7






Gambar 8




Gambar 9









Jurnal Penilaian Sikap *(KSE, Spritual, dan Budaya Positif)


Nama Sekolah Kelas / Semester Tahun Pelajaran

:

:

:



No.

Nama Murid


Catatan Perilaku

Butir Sikap (P3)

Tindak Lanjut

1





2





3





4





5





6





7





8





9





10





dst









Lembar Refleksi Diri Kegiatan Berpasangan/Kelompok



Yang kulakukan

Hampir Selalu

Sering

Jarang

Hampir Tidak Pernah

Mendengarkan ide atau pendapat orang lain





Menyampaikan ide





Merespon positif saat diminta untuk berkontribusi





Fokus menyelesaikan tugas






Panduan refleksi (catatan anekdotal):


  1. Yang saya pelajari agar kegiatan kerja berpasangan/kelompok dapat berjalan dengan baik.

……………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………

  1. Yang akan saya tingkatkan dalam kegiatan kerja berpasangan/kelompok selanjutnya.

……………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………………


Catatan Penting:

  1. LKPD telah tersedia di PMM, atau bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan; berisi kegiatan-kegiatan PD untuk mengerjakan tugas- tugas tertentu sesuai dengan capaian pembelajaran yang harus dicapai PD; menekankan pada latihan,tugas atau soal-soal saja;

  2. Komponen lengkap LKPD berisi: Identitas; Uraian singkat isi pembelajaran; Soal-soal; Rambu- rambu/Petunjuk pengerjaan, serta Kesimpulan.

  3. Aspek dan deskripsi penilaian disesuaikan dengan asesmen

  4. Format RPP tidak ada yang baku. Pendidik dapat mengembangkannya sesuai kebutuhan dan kreasi pendidik

  5. Materi pelajaran telah tersedia di PMM dan sebaiknya diperkaya lagi dari sumber atau referensi lainnya.


Beberapa alternatif yang dapat dilakukan Murid dalam kegiatan pembuka/ awal /pendahuluan rutin ini diantaranya adalah:

  • Berdoa

  • Latihan bernapas dengan berkesadaran penuh

  • Mengambil jeda secara fisik dan mental dengan latihan STOP (Stop, Take A Breath, Observe, Proceed)

  • Membacakan cerita pendek (humoris/inspiratif/dll)

  • Mendongeng

  • Memperdengarkan musik instrumental yang membangun ketenangan

  • Menyanyikan lagu bersama-sama

  • Melakukan kegiatan relaksasi/peregangan otot (khususnya setelah duduk dalam waktu yang cukup lama selama pembelajaran daring

  • Menulis jurnal (misalnya: tentang apa yang dirasakan, apa tujuan yang ingin dicapai hari ini, dll)

  • Memberikan waktu 2 menit untuk berbincang-bincang dengan teman sebangku atau yang duduk di depan/di sebelah


  • Melakukan dialog ringan tentang topik yang sedang hangat atau menarik perhatian murid-murid


PERMAINAN

Permainan dapat menjadi medium pembelajaran sosial emosional yang baik

PENILAIAN:

Penilaian akan dilakukan secara on-going dengan menggunakan strategi observasi dan selected response assessment. Alat penilaian untuk observasi adalah checklist dan Alat penilaian untuk selected response assessment adalah tes tertulis dalam lembar kerja /LKPD.


REFLEKSI:

Refleksi Murid adalah alat penilaian formatif yang sangat berguna untuk pendidik. Pastikan kegiatan ini dirancang dengan baik dan dengan pertanyaan-pertanyaan pemandu/pemantik yang dapat memberikan guru informasi tentang sejauh mana murid telah menunjukkan kemajuan. Dalam kerangka pembelajaran berdiferensiasi, informasi ini sangat berharga untuk menentukan kebutuhan belajar murid dan strategi pembelajaran selanjutnya.

Refleksi Murid juga merupakan kesempatan bagi Murid untuk menumbuhkan dan menguatkan KSE kesadaran diri (mengenali perasaan, minat dan kekuatan dirinya), pengelolaan diri (mengelola emosi dan fokus, mengenali strategi untuk mencapai tujuannya), kesadaran sosial (mendengarkan hasil refleksi temannya), pengambilan keputusan yang bertanggung jawab (mengidentifikasi hal penting bagi dirinya dan pilihan diri untuk meningkatkan hasil pembelajaran)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Kebersamaan MGBK Muaro Jambi Menuju Sungai Bahar: Membangun Praktik Baik Layanan BK di Sekolah

  Semangat Kebersamaan MGBK Muaro Jambi Menuju Sungai Bahar: Membangun Praktik Baik Layanan BK di Sekolah Muaro Jambi – Suasana penuh semangat dan keakraban mewarnai kegiatan rutin Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kabupaten Muaro Jambi pada hari Kamis, 6 November 2025 . Kali ini, pertemuan istimewa tersebut diselenggarakan di SMPN 35 Muaro Jambi, Sungai Bahar , yang lokasinya cukup jauh dari pusat Kota Jambi. Untuk mencapai lokasi, seluruh anggota MGBK menunjukkan kekompakan luar biasa dengan menyewa satu unit bus untuk perjalanan bersama dari Kota Jambi menuju Sungai Bahar. Penuh Energi dan Inspirasi Acara MGBK kali ini mengangkat tema sentral yang sangat relevan, yaitu "Praktik Baik Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah" dan sesi "Sharing Session tentang Pelaksanaan Layanan BK di Sekolah" . Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, menyamakan persepsi, dan saling berbagi pengalaman positif di antara Guru BK se-Kabupaten Muaro Jam...

TUGAS MEMBUAT BLOG

Untuk siswa kelas 9A, 9B, 9C yang sudah membuat blog diharapkan mengirimkan komentar pada post berikut. dengan contoh Nama : Kelas : Nama Blog Silahkan dikirim pada kolom komentar. paling lambat untuk kelas 9C tanggal 16 Januari 2017 kelas 9A, 9B pada tanggal 18 Januari 2017

🌳 MGBK Muaro Jambi Go Green: Mendalami '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat' di Hutan Kota Muhammad Sabki

  MGBK Muaro Jambi Go Green: Mendalami '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat' di Hutan Kota Muhammad Sabki Oleh: Tim Konten MGBK Muaro Jambi Jambi – Pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 , Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Jambi sukses menggelar kegiatan rutin bulanan dengan nuansa yang berbeda. Bertempat di tengah kesegaran Hutan Kota Muhammad Sabki , para Guru BK berkumpul untuk mendalami materi vital: 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) . Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 13.00 WIB ini menjadi bukti komitmen MGBK Jambi dalam meningkatkan profesionalisme dan kontribusi nyata pada pembentukan karakter siswa. 📢 Semangat Pembukaan di Bawah Rindangnya Pepohonan Suasana Hutan Kota yang asri menjadi latar belakang yang sempurna untuk memulai sesi ini. Rangkaian pembukaan berjalan lancar dan penuh makna: Pembukaan Resmi dan Visi MGBK: Acara dibuka langsung oleh Ketua MGBK, Bapak Turyono, S.Pd . Beliau menyoroti pentingnya kebiasaan positif sebagai fonda...