Praktik Baik Layanan Bimbingan Klasikal dengan Perangkat Chromebook Dengan Media Aplikasi M-BIKS ( Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK)
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL MENGGUNAKAN PERANGKAT CHROOMBOOK DENGAN MEDIA LAYANAN APLIKASI M-BIKS DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
Oleh: Turyono, S.Pd - Guru BK SMPN Satu Atap Maro Sebo email: turyono17@guru.smp.belajar.id
Layanan bimbingan klasikal merupakan salah satu layanan bimbingan dan konseling yang di rancang oleh guru bk disekolah guna memberikan layanan secara langsung kepada peserta didik dikelas secara terjadwal. Banyak metode yang dapat digunakan oleh guru bk dalam memberikan layanan klasikal kepada peserta didik, bisa menggunakan metode ceramah, diskusi, bermain peran atau bisa menggunakan model pembelajaran yang digunakan oleh guru mata pelajaran lain. Salah satu hal yang mendukung terlaksananya layanan bimbingan klasikal adalah media layanan yang digunakan. Dengan media layanan yang menarik tentu saja dapat membuat peserta didik antusias dalam mengikuti kegiatan layanan bimbingan dan konseling.
Media layanan bk memiliki fungsi dalam memperlancar kegiatan layanan bimbingan klasikal yang dilaksanakan oleh guru bk. Dalam hal ini berarti melalui media layanan bk yang digunakan, peserta didik dapat lebih mudah dalam memahami topik/materi layanan yang di berikan dan peserta didik dapat pula juga dengan mudah memahami hal apa yang sedang terjadi dan dialami dalam dirinya. Salah satu media layanan yang dapat digunakan oleh konselor selaku guru bk disekolah adalah media teknologi. Pada tahun 2023 ini, kegiatan pembelajaran telah terjadi proses transmisi dan transformasi pengalaman belajar peserta didik menuju era digital dimana dalam dunia pendidikan dapat memanfaatkan teknologi informasi dan media digital dalam menyampaikan materi pembelajaran agar tujuan dari pembelajaran itu dapat tercapai.
Menghadapi fenomena tersebut, maka guru BK perlu secara terus menerus berupaya untuk mengupgrade skill dan wawasannya berkaitan dengan media digital dan perkembangan teknologi. Dengan adanya media digital yang dapat dimanfaatkan, guru bk tentunya dapat menggunakan media tersebut untuk menyajikan layanan bimbingan klasikal yang dilaksanakan agar memiliki daya tarik sendiri dalam melaksanakan layanan bimbingan dan klasikal sehingga nantinya para peserta didik akan antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan layanan bimbingan konseling.
Di SMPN Satu Atap Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi tempat saya
mengajar jumlah peserta didik pada tahun 2023/2024 tercatat jumlah peserta didik sebanyak 16 orang. Dari 16 orang tersebut, masih terdapat 25% peserta didik yang masih memiliki minat kurang dalam mengikuti kegiatan layanan bimbingan klasikal. Peserta didik di SMPN Satu Atap 1 Maro Sebo memiliki karakteristik beragam tetapi memilki minat pada bidang digital yang hampir sama. Hal ini terlihat saat assestmen awal minat peserta didik dalam penggunaan media layanan. Dari beberapa pilihan media layanan, hampir semua peserta didik menjawab menggunakan perangkat chroombook.
Perangkat chroombook di SMPN Satu Atap 1 Maro Sebo merupakan bantuan dari Kemendikbud pada tahun 2021 dengan jumlah sebanyak 15 perangkat. Perangkat chroombook ini lah yang dimanfaatkan oleh sekolah dalam menunjang kegiatan pembelajaran disekolah terutaman kegiatan ANBK. Selain untuk kegiatan ANBK, kepala sekolah juga mengizinkan guru-guru untuk dapat memanfaatkan perangkat chroombook dalam kegiatan pembelajaran.
Melihat adanya antusias yang tinggi dari peserta didik dalam menggunakan chroombook dan juga adanya dukungan dari pihak sekolah untuk menggunakan chroombook, saya selaku guru bk di SMPN Satu Atap 1 Maro Sebo mencoba memanfaatkan perangkat chroombook untuk menjadi media layanan dalam kegiatan layanan bimbingan klasikal. Guna menerapkan hal itu, saya melakukan perencanaan dan melakukan persiapan sebelum melaksanakan kegiatan layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan perangkat chroombook. Berdasarkan hasil pemetaan minat peserta didik dan menjawab tantangan untuk meningkatkan minat peserta didik dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal di SMPN Satu Atap 1 Maro Sebo, saya mengembangkan media layanan bimbingan klasikal berupa multimedia interaktif menggunakan aplikasi Canva For Educatioan yang saya beri nama M-BIKS.
M-BIKS merupakan singkatan dari Media Layanan Bimbingan dan Konseling yang di kemas dalam bentuk media interaktif. Media interaktif ini membimbing peserta didik mengikuti layanan bimbingan klasikal, dimana dalam aplikasi M-BIKS ini terdapat menu lengkap berisi apersepsi, tujuan layanan, materi layanan, video layanan, ice breaking, kuis, latihan serta beberapa referensi dari topik layanan bimbingan dan klasikal yang diberikan.
Kompetensi yang diperlukan oleh guru bk dalam melaksanakan strategi ini adalah kompetensi literasi digital dan pembelajaran digital. Saya mempelajari pembuatan aplikasi M-BIKS berbentuk multimedia pembelajaran interaktif ini melalui tutorial dari youtube. Banyak sekali tutorial di youtube dalam membuat
multimedia pembelajaran interaktif, salah satunya Canva. Saya memilih Canva dalam mengembangkan aplikasi M-BIKS karena tampilan nya lebih menarik daripada aplikasi lain dan karena saya pernah mengikuti pelatihan dalam menggunakan canva sehingga dapat memudahkan saya dalam mengembangkan aplikasi ini.
Aplikasi M-BIKS yang saya kembangkan ini dapat mengakomodir peserta didik dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal. Topik layanan yang disajikan pada aplikasi M-BIKS yang pertama ini adalah topik mengenal emosi dan cara mengendalikannya. Capaian layanan pada aplikasi M-BIKS ini adalah mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi. Dalam aplikasi ini, peserta didik juga diberikan kebebasan dalam memilih menu mana yang mau mereka pilih terlebih dahulu. Misalkan pada menu materi, peserta didik bisa memilih materi dari topik layanan berbentuk teks atau materi berbentuk video. Dan pada menu ice breaking, peserta didik bebas bisa memilih kegiatan mana yang mau mereka lakukan terlebih dahulu, bisa praktik, tebak-tebakan ataupun bernyanyi.
M-BIKS atau media layanan bimbingan dan konseling ini merupakan inovasi dari aktualisasi saya sebagai guru bk dalam mewujudkan program bk disekolah sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka dan mewujudkan merdeka belajar. Selain itu juga merupakan tanggung jawab saya sebagai guru bk disekolah agar bisa menjadi seorang pendidik yang sesuai dengan tuntunan zaman dan era pendidikan yang telah menjadi era digital.
Pelaksanaan layanan bimbingan klasikal menggunakan perangkat chroombook dan aplikasi M-BIKS merupakan salat satu contoh kegiatan layanan bimbingan klasikal dengan inovasi baru yang saya lakukan, dimana sebelumnya media layanan bk hanya menggunakan power point dan video tetapi dengan perangkat chroombok dan aplikasi M-BIKS ini saya dapat menlaksanakan kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang menarik. Tujuannya adalah agar peserta didik memiliki minat yang tinggi untuk mengikuti kegiatan layanan bimbingan dan konseling, terutama kegiatan layanan bimbingan klasikal sehingga kegiatan layanan bimbingan klaskal yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan topik layanan yang diberikan kepada peserta didik dapat tersampakan dengan baik dan masalah yang dihadapi oleh peserta didik dapat teratasi dengan baik pula.
Melalui penggunakan aplikasi M-BIKS di perangkat chroombook, peserta didik dapat mengikuti layanan bimbingan klasikal lebih menarik dan interaktif. Apapun gaya belajar peserta didik di SMPN Satu Atap 1 Maro Sebo juga dapat
mengikuti penggunaan aplikasi dengan baik pula. Padanan warna dan tema yang menarik pada aplikasi M-BIKS dapat mentsimulus peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, dan audio yang terdapat pada aplikasi M-BIKS juga mendukung peserta didik yang memiliki gaya belajar auditori serta praktik gerakan tubuh pada kegiatan dalam aplikasi juga mendukung peserta didik yang memiliki gaya belajar kinestetik.
Topik layanan pada aplikasi M-BIKS ini digunakan untuk kelas 9 MTS/SMP dengan tema yang menarik dan icon, images yang digunakan juga disesuaikan dengan topik layanan. Pada saat pelaksanaan layanan bimbingan klasikal, peserta didik dibagikan perangkat chroombook satu persatu dan dibagikan link menuju aplikasi M-BIKS pada browser. Setelah peserta didik masuk kedalam aplikasi M-BIKS, lalu guru bk memberi intruksi untuk mengklik masuk pada aplikasi atau klik petunjuk penggunaan. Setelah masuk halaman menu, guru kembali memberikan intruksi untuk mengklik beberapa menu pada aplikasi M-BIKS. Seperti penjelasan sebelumnya, menu yang dapat dipilih oleh peserta didik pada aplikasi M-BIKS yaitu Apersepsi, Tujuan, Materi, Video, Ice Breaking, Latihan, Referensi dan Tentang.
Menu apersepsi berisi mengenai tahap awal pembelajaran, seperti pembuka kegiatan pembelajaran dan intruksi untuk berdoa sebelum melaksanakan kegiatan. Menu Tujuan berisi mengenai capaian layanan yang ingin dicapat dan tujuan layanan dari layanan bimbingan klasikal yang dilaksanakan. Menu Materi berisi tentang materi layanan yang diambil dari berbagai sumber sedangkan Menu Video berisi tentang video tentang topik layanan dan video lain yang berhubungan dengan topik layanan yang diberikan. Untuk menu Ice Breaking, tentunya berisi beberapa kegaitan ice breaking yang dapat dipilih oleh peserta didik. Menu Latihan berisi kuis latihan interaktif guna mengukur pemahaman peserta didik pada topik layanan yang telah diberikan dan didalamnya terdapat animasi yang akan tampil saat peserta didik memilih jawaban yang menandakan benar atau tidaknya opsi jawaban yang diklik oleh peserta didik pada aplikasi. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat segera mengetaui benar atau salah jawaban yang mereka pilih pada aplikasi tersebut. Menu selanjutnya yang terdapat pada aplikasi M-BIKS yaitu menu Referensi dan Tentang, Menu Referensi berisi mengenai sumber dari topik layanan yang diberikan dan Menu Tentang berisi mengenai aplikasi M-BIKS.
Aplikasi M-BIKS ini tentunya dapat di buka menggunakan browser pada perangkat chroombook atau handpone yang tentunya terkoneksi dengan internet.
Alhamdulillah pada tahun 2023 ini, sekolah kami mendapat bantuan dari Dinas Pendidikan Muaro Jambi berupa perangkat orbit, sehingga dalam penggunaan perangkat chroombook dan akses internit dapat teratasi dengan baik, dan tentunya penggunaan aplikasi M-BIKS pada perangkat chroombook dapat berjalan lancar dengan baik sesuai yang diharapkan.
Hasil dari pelaksanaan layanan bimbingan klasikal menggunakan perangkat chroombook dan aplikasi M-BIKS ternyata cukup terbukti efektif dalam meningkatkan minat peserta didik dalam dalam mengikuti kegiatan, dan mereka terlihat begitu antusias. Peserta didik juga terlihat lebih merdeka dalam kegiatan walaupun pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dilaksanakan diruang kantor guru dengan ruang seadanya karena kondisi ruang kelas yang sedang dalam pembongkaran dan tahap perbaikan bangunan.
Ada beberapa dampak positif yang didapat peserta didik dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal menggunakan perangkat chroombook dan aplikasi M-BIKS yaitu : Pertama, peserta didik lebih termotivasi dan antusias dalam mengikuti kegiatan layanan bimbingan klasikal karena adanya inovasi baru dalam pelaksanaannya dengan menggunakan aplikasi dan perangkat chroombook. Kedua, peserta didik dapat mengikuti perkembangan zaman di era digital yaitu kompetensi dalam menggunakan perangkat teknologi dan aplikasi digital. Ketiga, meningkatnya kompetensi dan efisiensi pelayanan bimbingan dan konseling demi terentasnya permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik.
Tantangan untuk mencapai tujuan yang dihadapi dalam praktik baik ini ada dua yaitu Pertama, tantangan saat mengembangkan aplikasi M-BIKS menggunakan aplikasi Canva. Langkah-langkah yang saya lakukan dalam mengatasi tantangan tersebut yaitu mempelajari lebih lanjut mengenai pembuatan multimedia pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Canva. Saya mempelajari melalui video tutorial youtube. Setelah memahami tutorial dengan baik langkah selanjutnya adalah mencoba aplikasi tersebut ke media browser pada perangkat chroombook. Tantangan kedua adalah membagikan link aplikasi M-BIKS ke perangkat chroombook yang ada peserta didik. Link dari Canva yang cukup panjang tentunya akan membuat kesulitan peserta didik untuk menulis halaman menuju aplikasi. Hal tersebut dapat diatasi dengan mempersingkat link Canva menggunakan aplikasi lain pada browser sehingga dengan link yang dipersingkat tersebut dapat memudahkan peserta didik dalam menulis alamat link M-BIKS pada perangkat chroombook. Dalam pelaksanaan praktik baik ini, pendidik dan peserta didik saling terlibat dalam mewujudkan merdeka belajar dan
tentunya juga peserta didik dapat mencoba pembuatan aplikasi menggunakan Canva atau media lain yang dapat dibuat menggunakan Canva.
Sebagai penutup, saya melakukan refleksi pada diri sendiri dalam pelaksaaan layanan dan tentu saja melakukan refleksi pada peserta didik. Melalui hasil refleksi yang telah saya lakukan, dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor keberhasilan seorang guru dalam melakukan sesuatu itu adalah terus belajar dan penuh keyakinan. Dengan guru yang terus belajar, saya berhasil belajar mengembangkan media layanan bimbingan konseling berupa multimedia interaktif, dan dengan penuh keyakinan, saya dapat percaya diri dengan hasil yang ingin dicapai yaitu membuat media layanan bimbingan konseling sederhana menggunakan Canva yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Dengan terus belajar dan penuh keyakinan, peserta didik juga mendapatkan motivasi dalam mempelajari sesuatu dan tetap berpedoman pada pembelajaran sepanjang hayat sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Setelah melalui proses yang telah dilakukan, hal positif yang dapat diambil dalam praktik baik ini adalah bahwa dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal hal yang sangat penting dilakukan adalah assetment awal dan rencana pelaksanaan layanan. Kedua hal tersebut dilakukan guna mendapatkan hasil dan dampak yang jauh lebih baik terhadap proses, pelaksanaan dan hasil layanan.
Komentar
Posting Komentar