“ Maaf
Wan baru balas, Aku baru buka HP pagi tadi”
“Kamu
kenapa BBM tengah malam”
“
Kalau ditanya Rindu, iya Wan aku juga Rindu kamu”
Beberapa pesan BBM
yang dikirimkan Ayunda kepadaku. Display
picture yang dipakai Ayunda di BBM foto dirinya dengan seorang pria. Wajahnya
sedikit tidak asing tapi aku tak mengenalnya. Fotonya tidak mesra tapi terlihat
romantis.
“Iya Nda, maaf semalam aku mengirim BBM
tengah malam, kamu baik saja kan disana..?”
Satu pesan balasan
kukirimkan pada Ayunda. Agak sedikit canggung dan sedikit rasa penasaran. Siapa
pria di foto itu. Aku belum beranjak dari tempat tidur padahal matahari mulai
meninggi. Sinar nya mulai menerangi bumi.
Tung satu balasan
dari Ayunda kembali kuterima.
“Alhamdulillah baik Wan, Cuma agak kurang
asyik karna belum ketemu teman seperti kamu heee..”
Sambil tersenyum
kecil Aku membacanya. Yap, Ayunda belum melupakan Aku teman sekolahnya yang
paling dekat dengannya. Dulu. Belum sempat Aku membalas satu pesan kembali
masuk.
“ Wan, nanti Aja yah Aku menghubungimu lagi.
Pagi ini Aku mau ada UTS.. Selamat
beraktifitas Wan..”
Hanphone hanya
kutimang. Pesan tersebut hanya Aku balas “OK”.
Ada rasa sedikit
kecewa tapi apa boleh buat Aku tak punya hak atau memaksa Ayunda membalas
panjang lebar BBM dariku. Mungkin saja ia sedang sibuk. Pesanku tentang
kerinduan yang membuat hati pilu pun tak di singgungnya. Rasa penasaran yang
muncul membuatku aneh. Ingin bertanya tapi pada siapa? Ihsan atau Hardian tidak
mungkin.
Ku kotak katik HP
yang dari tadi masih kutimang ditangan. Kubuka aplikasi facebook lalu login
dengan Akunku. Lama sudah tak kubuka semenjak ada BBM atau Instagram. Dikotak pencarian
ku ketik kata kunci Ayunda. Aku mulai stalking kronologi facebook Ayunda. Tak banyak
yang kutemukan. Tapi di beberapa foto memang menunjukkan pria yang di foto DP
BBM Ayunda sama dengan beberapa foto yang di uploadnya dalam album facebook.
Rasa yang awal mula
penasaran menjadi berubah saat membaca kronologi Ayunda.
“Ayunda, Tinggal di Bandung, Indonesia”
“Koordinator umum di Himpunan Mahasiswa Jambi (sejak ,
10 Agustus 2014)”
“Jurusan Sastra Inggris (Lulus pada 2013)”
“Dari Kota djambi, Jambi, Indonesia”
“Berpacaran dengan Andrey Winata (sejak, 25 Mei 2015”)
“Lahir pada 26 Juli 1991”
“Berteman dengan Anda sejak Desember 2009”
Rindu yang pilu tadi
bertambah kalut. Ternyata Ayunda telah menjalin hubungan dengan seseorang yang
bernama Andrey. Kenapa Aku bisa tidak tahu. Kenapa Aku tidak tahu sama sekali. Aku
bodoh. Jelas Ayunda tak merespon
pesanku. Kini ia telah memiliki pasangannya sedangkan Aku apa. Mungkin ia hanya
menganggapku sebagai teman. Iya memang hanya sebagai teman sekolah. Dulu. Rindu
ini memang datang terlambat. Kenapa Aku baru merasakan sekarang. Mengapa ia
telah pergi Aku baru merasa kehilangan. Andai saja sejak dulu aku merasakan
Rindu ini pasti tak akan membeku seperti ini. Mau berbuat apa sekarang aku
tidak tahu, yang jelas terlarang sudah rinduku padanya. Pada Ayunda.
14 Desember 2015,
Irwan.

Komentar
Posting Komentar